Senin, 17 Februari 2014

Re: JET Stream"mendorong pergeseran cuaca"

(Sumber: AFP, infografis diolah KOMPAS)

Sains

Penelitian baru menunjukkan
bahwa sistem utama yang
membantu menentukan cuaca di
bagian utara Eropa dan Amerika
mungkin mengalami perubahan.
Studi menunjukkan bahwa kondisi
yang dikenal dengan sebutan jet
stream terjadi dalam waktu yang
lama.
Jet stream merupakan aliran udara
dengan kecepatan tinggi di
atmosfer yang mempengaruhi
cuaca.
Kondisi ini menyebabkan cuaca tak
berubah dalam waktu yang cukup
lama, seperti dilaporkan
Koresponden Sains BBC News di
Chicago, Pallab Ghosh.
Hasil penelitian ini disampaikan
dalam pertemuan tahunan Asosiasi
Amerika untuk Kemajuan Sains
AAAS di Chicago.
Pemanasan yang terjadi di laut
Arktika bisa jadi terjadi akibat
kondisi tersebut. Temperatur telah
meningkat dua sampai tiga kali
lebih cepat dibandingkan dengan
belahan bumi yang lain.
Menurut Prof Jennifer Francis dari
Universitas Rutgers di New Jersey:
"Ini menunjukkan terjadi
perubahan pola cuaca dan orang
menyadari kondisi cuaca di wilayah
mereka tidak seperti dulu."
Arus udara yang berliku ini disebut
sebagai penyebab badai yang
terjadi di Inggris dan musim
dingin di sejumlah wilayah
Amerika Serikat yang terjadi
dalam waktu yang cukup lama.
"Kita menduga kondisi yang sama
lebih sering terjadi," jelas Prof
Francis.
Kondisi cuaca ekstrim di Inggris, AS
dahn Australia menimbulkan
sejumlah pertanyaan, apakah
kondisi ini disebabkan oleh
perubahan iklim ? Menurut Prof
Francis, masih terlalu dini untuk
menyimpulkan.
"Pemanasan laut Arktika terjadi
dengan cepat hanya dalam waktu
15 tahun terakhir," jelas dia.
Menurut dia data yang mereka
miliki sangat sedikit untuk dapat
menyimpulkan apakah kondisi
cuaca itu diakibatkan perubahan
iklim.
"Tetapi ketika jika mendapatkan
data yang lebih banyak, saya
berpikir kami akan mulai melihat
pengaruh dari perubahan iklim."
(Sumber: bbc.co.uk/indonesia )

Pada 18 Feb 2014 13.25, "cyber blue" <bluecyber09@gmail.com> menulis:

(Sumber: AFP, infografis diolah oleh KOMPAS)

Sains

Penelitian baru menunjukkan
bahwa sistem utama yang
membantu menentukan cuaca di
bagian utara Eropa dan Amerika
mungkin mengalami perubahan.
Studi menunjukkan bahwa kondisi
yang dikenal dengan sebutan jet
stream terjadi dalam waktu yang
lama.
Jet stream merupakan aliran udara
dengan kecepatan tinggi di
atmosfer yang mempengaruhi
cuaca.
Kondisi ini menyebabkan cuaca tak
berubah dalam waktu yang cukup
lama, seperti dilaporkan
Koresponden Sains BBC News di
Chicago, Pallab Ghosh.
Hasil penelitian ini disampaikan
dalam pertemuan tahunan Asosiasi
Amerika untuk Kemajuan Sains
AAAS di Chicago.
Pemanasan yang terjadi di laut
Arktika bisa jadi terjadi akibat
kondisi tersebut. Temperatur telah
meningkat dua sampai tiga kali
lebih cepat dibandingkan dengan
belahan bumi yang lain.
Menurut Prof Jennifer Francis dari
Universitas Rutgers di New Jersey:
"Ini menunjukkan terjadi
perubahan pola cuaca dan orang
menyadari kondisi cuaca di wilayah
mereka tidak seperti dulu."
Arus udara yang berliku ini disebut
sebagai penyebab badai yang
terjadi di Inggris dan musim
dingin di sejumlah wilayah
Amerika Serikat yang terjadi
dalam waktu yang cukup lama.
"Kita menduga kondisi yang sama
lebih sering terjadi," jelas Prof
Francis.
Kondisi cuaca ekstrim di Inggris, AS
dan Australia menimbulkan
sejumlah pertanyaan, apakah
kondisi ini disebabkan oleh
perubahan iklim ? Menurut Prof
Francis, masih terlalu dini untuk
menyimpulkan.
"Pemanasan laut Arktika terjadi
dengan cepat hanya dalam waktu
15 tahun terakhir," jelas dia.
Menurut dia data yang mereka
miliki sangat sedikit untuk dapat
menyimpulkan apakah kondisi
cuaca itu diakibatkan perubahan
iklim.
"Tetapi ketika jika mendapatkan
data yang lebih banyak, saya
berpikir kami akan mulai melihat
pengaruh dari perubahan iklim."
(Sumber: bbc.co.uk/indonesia )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar