Minggu, 16 Februari 2014

Penemuan galaxy


SAINS
Ribuan
Galaksi
Ditemukan
Pada Empat
Cluster
Galaksi 10 Miliar Tahun
Cahaya
Setidaknya tim astronom
internasional yang
dipimp... Selanjutnya
Ditemukan,
Bintang
Pertama
Lahir Setelah
Big Bang 13,7
Miliar Tahun Lalu
Jutaan bintang yang beredar
di luar angkasa
tidak... Selanjutnya
Lubang Hitam
Pertama
Setelah Usia
Alam Semesta
400 Juta
Tahun
Bagaimana keadaan alam
semesta dan kapan lubang
h... Selanjutnya
Bagaimana
Struktur
Permukaan
Dan Internal
Asteroid?
Bagaimana struktur
permukaan dan internal
asteroi... Selanjutnya
KOMENTAR
Penting! Komentar Spam Dan
SARA Akan Dihapus
Ini Narkoba yang Ditemukan di
Mobil Roger Danuarta
Keterangan Polisi Soal Tertangkapn
Roger Danuarta
Search
Selamatkan Laut Aral, 90
Persen Volume Air Hilang
50 Tahun Terakhir -
Sunday February 16,
2014
Ribuan Galaksi
Ditemukan Pada Empat
Cluster Galaksi 10 Miliar
Tahun Cahaya - Saturday
February 15, 2014
Monster Laut
Ichthyosaurus Tertua
Berusia 248 Juta Tahun -
Friday February 14, 2014
Kerangka Manusia Clovis
Berusia 12600 Tahun,
Nenek Moyang Amerika -
Thursday February 13,
2014
Sains Dan
+ 25
I
Follow @idsains 888 follow
Gratis Berlangganan,
Masukkan Email:
Kirim
Atau Follow Dan
Subscribe Feed
Arkeologi Bintang Bumi
Dinosaurus Fisika
Luar Angkasa Materi
Misteri Planet Sejarah
Spesis
Ribuan Galaksi
Ditemukan Pada Empat
Cluster Galaksi 10
Miliar Tahun Cahaya
Setidaknya tim astronom
internasional yang dipimpin
oleh Imperial College London
telah menemukan potensi
adanya ribuan galaksi pada
empat cluster galaksi asing
yang berada pada jarak 10
miliar tahun cahaya dari
Bumi. Ilmuwan masa
mendatang tidak akan pernah
menduga sejauh mana
eksplorasi selanjutnya,
terlebih dalam pencarian
exoplanet dan exomoon di luar
sistem tata surya kita.
Saat ini, tim astronom
menggunakan cara baru untuk
menggabungkan data dari dua
satelit European Space Agency,
Planck dan Herschel untuk
mengidentifikasi cluster
(kelompok galaksi) yang lebih
jauh daripada penelitian
sebelumnya. Mereka meyakini
akan menemukan lebih dari
2000 cluster galaksi asing
dengan tehnik ini dan
membantu untuk membangun
jadwal terperinci tentang
cluster galaksi tersebut
dibentuk. Tim peneliti terdiri
dari ilmuwan Inggris, Spanyol,
Amerika Serikat, Kanada, Italia
dan Afrika Selatan. Analisis
temuan empat cluster galaksi
baru diterbitkan pada Royal
Astronomical Society, sebagian
didanai oleh Science And
Technology Facilities Research
Council dan the UK Space
Agency.
Temuan Empat Cluster Galaksi
Mengandung Ribuan Galaksi
Seperti yang diketahui secara
umum, cluster galaksi
merupakan objek paling masif
di alam semesta yang bisa
saja berisi ratusan hingga
ribuan galaksi dan terikat
gravitasi satu sama lain.
Astronom mengidentifikasi
berbagai kelompok dekatnya,
mereka harus mencari lebih
jauh untuk memahami
bagaimana struktur tersebut
terbentuk. Dengan kata lain
harus mencari cluster pada
jarak paling jauh dari Bumi.
Sejauh ini, tim astronomi
hanya mampu menganalisa
jarak paling jauh 10 miliar
tahun, sehingga peneliti
melihat kemungkinan adanya
cluster yang bentuknya seperti
alam semesta baru berusia 4,5
miliar tahun. Cluster galaksi
dapat diidentifikasi pada jarak
tersebut karena mengandung
galaksi dimana sebagian besar
debu dan gas sedang
dibentuk menjadi bintang,
proses ini tentunya
memancarkan cahaya dan
tertangkap citra satelit.
Tim astronom ternyata
menemukan pembentukan
galaksi elips raksasa, dimana
menurut teori galaksi elips
memiliki banyak bintang dan
sedikit debu gas. Sebagian
cluster galaksi di alam
semesta saat ini didominasi
oleh galaksi elips raksasa
dimana abu dan gas telah
membentuk bintang. Mereka
menggabungkan data dari
satelit Planck yang diperoleh
akhir tahun lalu dan satelit
Herschel yang mensurvei
bagian tertentu secara
terperinci.
Dari enam belas
sumber yang diteliti,
sebagian dikonformasi
sebagai galaksi tunggal
dan empat sumber
menandakan keredupan
cahaya yang
menunjukkan adanya
cluster galaksi yang
sebelumnya tidak
diketahui.
Melanjuti penelitian tersebut,
astronom menggunakan data
tambahan dan pengamatan
baru untuk memperkirakan
jarak cluster dari Bumi dan
menentukan galaksi yang
membentuk bintang di
dalamnya. Sekarang, astronom
mulai mencari cluster galaksi
lainnya dengan menggunakan
tehnik ini dengan tujuan
untuk melihat lebih jauh
tahap awal pembentukan
cluster.
Referensi
Four new galaxy clusters take
researchers further back in
time, 12 February 2014 by
Imperial College London.
Journal ref: Herschel
Multitiered Extragalactic
Survey: clusters of dusty
galaxies uncovered by
Herschel and Planck . MNRAS,
2014. Image courtesey of Abell
2744 Galaksi Cluster via JPL
NASA.